PERBANDINGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA YANG BEKERJA SAMBIL KULIAH DENGAN YANG TIDAK BEKERJA

Authors

  • Anggi Sofiyana Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Adhli Maulana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Iqbal Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Liwa Ul Hamdi Silalahi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.62145/ces.v4i2.210

Keywords:

Gaya Belajar, Mahasiswa Bekerja, Mahasiswa Tidak Bekerja, VAK, Pembelajaran Perguruan Tinggi

Abstract

Mahasiswa di perguruan tinggi menghadapi tuntutan akademik yang beragam, termasuk bagi mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pekerja dan pelajar. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi cara mahasiswa mengelola pembelajaran, termasuk kecenderungan gaya belajar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gaya belajar antara mahasiswa yang bekerja sambil kuliah dan mahasiswa yang tidak bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa program sarjana, yang terdiri atas 50 mahasiswa bekerja sambil kuliah dan 50 mahasiswa tidak bekerja, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner gaya belajar berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan gaya belajar yang signifikan antara kedua kelompok mahasiswa (p < 0,05). Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik dan visual yang lebih tinggi, sedangkan mahasiswa yang tidak bekerja cenderung memiliki gaya belajar visual dan auditori yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa status pekerjaan mahasiswa berhubungan dengan perbedaan kecenderungan gaya belajar. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi dosen dan perguruan tinggi dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa.

References

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.

Fleming, N. D., & Baume, D. (2020). Learning styles again: VARKing up the right tree! Educational Developments, 7(4), 4–7.

https://vark-learn.com

Field, A. (2020). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). Sage Publications.

Gagné, R. M., Wager, W. W., Golas, K. C., & Keller, J. M. (2005). Principles of instructional design (5th ed.). Wadsworth.

Handoko, R., & Puspitasari, D. (2023). Gaya belajar mahasiswa nonpekerja dalam pembelajaran perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Akademik, 7(2), 101–112.

https://doi.org/10.31219/jpa.v7i2.4876

Hidayat, R., & Nurhasanah, S. (2022). Regulasi diri dan gaya belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Tinggi, 13(1), 45–54.

https://doi.org/10.22219/jpt.v13i1.19876

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Kurniawan, A., & Lestari, D. (2022). Analisis gaya belajar auditori mahasiswa dalam pembelajaran perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 134–143.

https://doi.org/10.23887/jpp.v9i2.41256

Lestari, S., & Ramadhan, F. (2022). Waktu belajar mandiri dan keterlibatan akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(3), 356–365.

https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v11i3.42109

Nugraha, R. A., & Salsabila, N. (2022). Perbedaan gaya belajar mahasiswa berdasarkan aktivitas kerja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(2), 89–98.

https://doi.org/10.26858/jppk.v8i2.31567

Prasetyo, D., & Ananda, R. (2023). Gaya belajar mahasiswa pekerja dan implikasinya terhadap pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 11(2), 145–156.

https://doi.org/10.23887/jph.v11i2.51234

Putra, A. R., & Handayani, S. (2021). Mahasiswa bekerja sambil kuliah: Studi kuantitatif tentang manajemen waktu dan beban akademik. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 22–31.

https://doi.org/10.24036/jpp.v8i1.10987

Rahmatullah, M., & Sari, R. P. (2021). Identifikasi gaya belajar mahasiswa menggunakan pendekatan VAK. Jurnal Edukasi, 19(1), 45–54.

https://doi.org/10.31571/edu.v19i1.2784

Schunk, D. H., & Greene, J. A. (2018). Handbook of self-regulation of learning and performance (2nd ed.). Routledge.

Susanto, H., & Wulandari, D. (2022). Pengaruh jam kerja terhadap aktivitas belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 14(3), 201–210.

https://doi.org/10.26740/jps.v14n3.p201-210

Tanama, Y. (2023). Kontribusi gaya belajar terhadap hasil belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Modern, 10(1), 55–64.

Widodo, S., & Pramesti, N. (2023). Gaya belajar kinestetik dan pembelajaran berbasis pengalaman pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 5(3), 201–210.

https://doi.org/10.33369/jpti.v5i3.25678

Zimmerman, B. J. (2019). Self-regulated learning and academic achievement. Routledge.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Anggi Sofiyana Nasution, Adhli Maulana, Muhammad Iqbal Nasution, & Liwa Ul Hamdi Silalahi. (2026). PERBANDINGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA YANG BEKERJA SAMBIL KULIAH DENGAN YANG TIDAK BEKERJA . Cemara Education and Science, 4(2). https://doi.org/10.62145/ces.v4i2.210