Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Profesional Guru
Keywords:
Teknologi Digital, Kinerja guru, Literasi digitalAbstract
Dalam artikel ini, kami membahas bagaimana penggunaan teknologi digital dapat membantu meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru di era pendidikan kontemporer. Dalam studi kepustakaan, artikel ini menekankan bagaimana guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efisien, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan siswa melalui teknologi digital seperti sistem pengelolaan pembelajaran (LMS), aplikasi interaktif, dan media pembelajaran digital. Studi menunjukkan bahwa pelatihan terus-menerus dalam literasi digital sangat penting untuk mengatasi keterbatasan kemampuan guru dalam penggunaan teknologi. Namun, beberapa sekolah, terutama di daerah terpencil, masih menghadapi masalah besar seperti kekurangan infrastruktur, kurangnya literasi digital, dan enggan mengikuti perubahan. Selain itu, artikel ini membahas berbagai potensi solusi. Ini termasuk meningkatkan infrastruktur teknologi, menyediakan pelatihan digital yang relevan, dan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Meningkatnya efektivitas pengajaran, interaksi yang lebih baik, dan personalisasi pembelajaran adalah beberapa contoh manfaat pemanfaatan teknologi digital terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa. Namun, kebijakan dan pengawasan yang tepat juga diperlukan untuk mengantisipasi risiko seperti pengalihan tugas guru dan kebocoran data. Oleh karena itu, memasukkan teknologi digital yang ideal ke dalam institusi pendidikan dapat membantu membangun lingkungan pendidikan yang inovatif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
References
Sakti, A. (2023). Meningkatkan Pembelajaran Melalui Teknologi Digital. Jurnal Penelitian
Rumpun Ilmu Teknik (JUPRIT), 2(2), 212–219. https://doi.org/10.55606/juprit.v2i2.2025 Sholeh, M. I. N. efendi. (2023). Integrasi Teknologi Dalam Manajemen Pendidikan Islam:Meningkatkan Kinerja Guru Di Era Digital. Jurnal Tinta, 5(2), 104–126.
Danandjaja, J. (2014). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain sebagai suatu kebudayaan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Sugiyono, & Lestari, P. (2021). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di Antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fadillah, M. (2022). Teknologi Merupakan Solusi Bagi Guru Untuk Menjadikan Pembelajaran Lebih Efisien.
Purba, B. M., et al. (2023). Peningkatan literasi digital melalui pelatihan guru di daerah terpencil. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN), 1(2), 62–68. https://doi.org/10.32672/ampoen.v1i2.2405
Ravichandran, S., & Rao, P. (2023). The role of infrastructure in effective technology integration in education. Journal of Educational Technology and Innovation, 12(1), 45–58.
Purnasari, D., et al. (2024). Pelatihan media pembelajaran digital untuk guru SDN 9 Kabila. Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 219-226.
Purba, E. M., et al. (2024). Pelatihan literasi digital bagi guru untuk meningkatkan digital pedagogik dalam pembelajaran di Sekolah Permata Harapan 2 Batam. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 3152–3157. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i2.13148
Sucipto. (2024). Tantangan dan peluang implementasi pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 902–916. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i3.4192
Atsfa Sari, A., Nuromliah, H. S., Marlinda, S., & Marini, A. (2024). Tantangan dan peluang implementasi teknologi dalam manajemen pendidikan di era digital. Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(6), 196–204. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i6.1693 Abualenain, A., Ravichandran, S., & Rao, P. (2024). Integrasi teknologi dan sektor pendidikan: Tantangan dan peluang. Edukasi dan Teknologi.









